Langsung ke konten utama

Comment ke Youtuber


Hi pengunjung…
Krik… Krikkk…

Di era sekarang ini banyak banget social media di dunia maya. Makanya sekarang entah di instagram, youtube, snapchat, line, askfm, twitter, toilet… (eh enggak deng) banyak banget tuh berseliweran para creator video. Biasanya yang banyak itu di youtube dan instagram. Dan gue ini salah satu penggemar atau penikmat youtube dan video video lucu apalah apalah itu namanya. Siapa aja sih mereka ? Buanyyyakkk.  Ada Candra Liow, Aulion (waaaa ), vendryana (ramah banget), Bena kribo, Skayuv (orang jelek yang sebenarnya lumayan ganteng), Rintonano, Kevin anggara, Giovander Louis ( waaaa ), Christian bong (suaranya bagus), dan maaasih banyak lagi. Oh iya ada yang kelewatan dia adalah youtuber pertama yang gue tonton videonya yaitu Bayu Skak.

Sebagai fans kalian pasti pernah comment instagram atau social media mereka. Kalian tentunya mengharapkan respon bukan ? tapi apa yang terjadi ? kemungkinan mereka merespon comment kita hanya 10 persen saja bahkan nggak sampek. Jadi kita kayak ngomong sendiri di sana.

Tapi ternyata entah ini rahasia percommenan ( apaan tuh ? ) atau bukan, kalau kita comment dan kita mengharapkan balasan dari mereka dan itu dengan cara dibuat – buat dan disengaja malah nggak dibales. Tapi kalau kita asal comment aja, ikhlas dan ngira kalau mereka nggak akan bales itu malah dibales. Kenapa gue bisa ngomong gitu ? Karen ague pernah beberapa kali kayak gitu.

Pertama. Sakayuv. Waktu itu gue buka @sakayuv stalking aja gitu terus nemu @sakayuph terus gue comment iseng aja sih niatnya, nggak dibales juga nggak papa pikir gue. Gini comment nya “ Ig nya sakayuv yang ini @sakayuv atau yang @sakayuph ? ” Udah gitu doang, itu kira kira pas habis sahur buat nyahur hutang puasa. Eh pasa subuh ada suara di hp ternyata @sakayuph bales gini “ Dua – duanya palsu yang asli ini @dagelan ” Waaaa dibalesss…sebenarnya gue tau sih kalau itu semua asli namanya juga fans iseng. Tapi buat sakayuv thanks yaaaa… jangan lupa ramah sama yang lain.

Ke dua. Vendryana. Tau kan ? itu lo yang baru nikah sama Bena Kribo ? yang cantik itu lo orangnya. Kak vendryana juga ramah. Waktu itu kan ada foto pre wedding mereka yang so sweet terus iseng aja gue comment “ Sweeett banget ” Udah gitu aja terus beberapa saat kemudian kak @vendryana bales gini “ Makasih ya kalian semua. Luv luv ” Kira kira gitu. Emang sih dia nge tag beberapa orang yang comment juga, tapi masa bodo yang penting gue ngikut dan itu artinya kak vendryana udah baca comment gue. Thanks ya kakak cantik…

Ke tiga. Orang ini udah beberapa kali balas comment gue. Entah di youtube atau instagram. Gue juga nggak nyangka juga sih kok bisa dia bales comment gue.Gue comment sebagai apresiasi terhadap videonya. Tapi makasih lo ya. Dia adalah anak ke 6 dari 11 bersaudara. Tau kan… tau kan… iya dia Saaih Halilintar. Btw lo kayak avatar Saaih. Wkwkwk

Siapa lagi ya ? oh iya ada satu lagi dia adalah creator yang baru gue tau. Dia biasanya masuk di videonya Kevin anggara. Tapi ternyata udah lama dia mulai bikin video di instagram. Dia adalah ... Kalian  nggaktau ?. Tapi dia nggak ramah sama gue. Kecewa sih iya tapi ya gimana lagi, kalau udah dapet perlakuan yg mengecewakan langsung males. Gue add line dia ( asli loo ) terus gue chat “ kak gue udah follow blog lo. Follow balik ya ” Ya gue kira dia balakan ramah dan bilang makasih. Ternyata apa ? dia Cuma jawab titik tiga. Bingung ? gue juga. Dia bales Cuma gini “ … ”. Nggak tau maksudnya tapi yang pasti sebagai fans gue kecewa karena jawaban seperti itu bisa berarti dia nggak mau, males, jutek, cuek, dan kemungkinan terakhir adalah sombong. Ya gue sih nggak jadi haters dia, gue masih sering cari videonya ... tapi kalau chat atau comment… hmmm pikir pikir dulu kali ya. Sakit bro ! Sekali lagi gue bukan haters ! Gue masih nge fans sama dia... (apaan sih ini titik titik mulu)

Ada lagi sih, tapi ah udah curhatnya sampai sini aja. Kasihan yang baca entar pada mual, sakit kepala, pusing, pening, kepala nyut nyutan ( apa bedanya ? ) ah masa bodo.

Para youtubers seperti mereka ternyata ada yang ramah ada juga yang enggak. Tapi kita sebagai orang yang nge-fans dan yang pernah nge-fans sama mereka jangan lah jadi hatters mereka. Mungkin mereka juga punya kesibukan atau emang mereka lagi males. Ya nggak papa namanya juga orang. Kalau comment kalian dibales positif sama mereka berbahagialah kalian. Kalau comment kalian dicuekin sama mereka bersabarlah kalian. Think positive aja guys.. mungkin mereka sakit, sibuk, ngantuk, dll.

Bagi para youtubers kalian kan seharusnya membuat fans kalian jadi suka sama kalian, dengan cara apa ? ramah sama mereka. Kalau kalian ramah, baik, fans kalian pasti suka. Kalau kalian jutek bahkan sampai membuat mereka kecewa ? Fans kalian bakalan kabur, Kenapa gue bicara gitu ? karena gue juga fans. Kalian tau gimana rasanya dapat perlakuan buruk ? kalian tau gimana rasanya kecewa ? Ramah itu penting. Kalian mungkin bilang “ cuek, jutek, ya emang gini keseharian gue. Kalau di youtube kita kan harus menghibur, harus ceria. Dan kalau di sosmed, kita jadi diri kita sendiri ”. Emang kalian bisa jadi diri kalian sendiri, tapi apa cuma divideo kalian ramah ? apa salahnya dan apa susahnya sih ngetik dibanyakin dikit biar fans seneng. Kalian tanpa fans nggak akan kayak gini. Yaa sekiranya tunjukin sikap ramah kalian di askfm, comment, dll.

Postingan ini ya cuman sekedar curhatan gue sih. Antara muji dan mau protes. Tapi walaupun dapat perlakuan kayak gitu gue akan tetap jadi fans kalian. Karena gue nggak mau bersikap seperti apa yang kalian lakukan kadang – kadang kepada fans yang berharap lebih ke kalian. Dan satu lagi gue bukan haters tapi ini cuma omongan nggak jelas yang lebih ke curhat.

Terima kasih sudah menghibur kami J







Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

LOVE PART I : Just Come Back, Dont Flash Back

   Cuaca hari ini cukup cerah, acara penutupan MOS kali ini juga lancar. MOS di SMPku berbeda dengan acara MOS di SMP lain, karena tidak ada acara berdandan seperti SMP lainnya. Aku beruntung bisa diterima di SMP ini yang tergolong Favorite. Setelah SMPku, SMP Islam yang menjadi pilihanku yang ke-dua.       “ Lia...” Panggil seseorang menepuk pundak yang ia anggap Lia      Yang ditepuk pundaknya menoleh ke arah suara. Dan yang mamanggil langsung cengengesan. Bagaimana tidak, dia salah memanggil nama.       “ Eh, sorry. Lo Nika ya, maklum lah, wajah kalian agak mirip.”       Aku hanya tersenyum mendengarnya. Apa persamaan aku dengan anak yang bernama Lia itu ?       Suasana kelas baruku masih hening. Hanya beberapa yang bercakap pelan lantaran sudah mengenal sebelumnya. Aku ? ada sih teman les, tapi dia sudah sama temannya yang sekaligus saud...

Sweet Liar

           Dentuman bola basket yang menghantam lantai lapangan Indoor seakan terdengar tanpa jeda. Meskipun pertandingan basket sudah berakhir sejak dua jam yang lalu, namun tetap saja, namja satu ini masih betah memainkan bola basket seperti yang bisa dilihat saat ini.             Namja tanpan berhati malaikat berlarian mengintari lapangan basket sendirian dengan penuh keringat. Hanya ditemani oleh bolanya. Pikirannya kalut, ia tidak bisa berfikir jernih saat ini. Di dalam otaknya hanya ada satu kalimat yang ia ulang terus menerus.             “Aku tidak akan membiarkanmu mengambilnya, Min Yoongi !” *** ~Flashback~             Dua namja tengah berhadapan dengan tatapan sengit di lapangan basket. Tangan mereka mengepal dan bersiap untuk saling memukul. Tapi mereka tetap tidak bergem...

I HATE ME

Sepenggal kata pun tak mampu memperkuat raga ini Menggambarkan jiwa rapuh melalui lisan nun jauh dari kata ‘ terdengar ’ Itu saja Tatapan sayu kupancarkan sebagai tanda padamu bahwa aku gemetar dengan keadaan ini Juga kenyataan yang membuatku bisu dan tuli sesaat             Kukumpulkan keberanian untuk memencet tombol – tombol handphone balang kirik milikku. Sulit sekali mewujudkan kata apa saja yang akan ku tulis. Terlintas di pikiranku, banyak sekali bahkan ribuan kata – kata yang hendak kutulis. Namun sekarang jangan terkejut jika aku hanya menulis tiga huruf ditambah dengan satu simbol pentung.             HAI !             Lama tak ada jawaban. Hal ini semakin membuatku yakin ini hanyalah lelucon temanku dengan memberi nomormu.             Siapa ? ...